KELAS VIII P10

 1. Identitas:  

  • Nama Guru : Kurnia Widya Prameswari, S.Pd
  • Mata Pelajaran : Seni Budaya
  • Kelas : VIII
  • Pertemuan : 10 di semester 1

2. Materi : EKSPLORASI GERAK TARI TRADISI BERDASARKAN NILAI DAN JENIS

3. Capaian Pembelajaran

  • Peserta didik mampu menyusun gerak tari tradisi sesuai nilai dan jenisnya secara berkelompok.

3. Tujuan Pembelajaran 

  • Peserta didik mampu mengenali dan mendefinisikan apa itu tari tradisi sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
  • Mengidentifikasi konsep dasar (misalnya, gerak, iringan, tata rias, tata busana)dan berbagai jenis tari tradisi dari contoh-contoh di berbagai daerah di Indonesia.
  • Memahami fungsi dan pentingnya tari tradisi dalam masyarakat.

4. Metode Pembelajaran

  • Ceramah , Diskusi, dan Penugasan praktik.

                                                                         Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi anak-anak ibu yang sholeh dan sholehah. Bagaimana kabarnya hari ini? semoga semuanya dalam keadaan yang sehat ya, Aamiin. 

Pada pertemuan hariini kita akan membahas mengenai soal yang telah diujikan saat STS. Berikut ini pembahasannya:

 1. Apa yang dimaksud dengan tari tradisi klasik?**

**Jawaban:**

Tari tradisi klasik adalah tarian yang berkembang di lingkungan istana atau keraton dan diwariskan secara turun-temurun. Tari ini memiliki aturan, pakem, dan tata cara yang baku serta sarat nilai-nilai keindahan dan simbolisme.

**Pembahasan:**

Tari klasik mencerminkan kehalusan dan kemegahan budaya istana. Contohnya *Tari Bedhaya Ketawang* yang hanya ditampilkan pada upacara tertentu di Keraton Surakarta.

 2. Sebutkan ciri-ciri tari tradisi kerakyatan!**

**Jawaban:**

* Gerakannya sederhana dan mudah diikuti.

* Bersifat spontan dan tidak terikat pakem.

* Busananya sederhana sesuai kehidupan rakyat.

* Iringan musiknya menggunakan alat musik tradisional rakyat.

* Berfungsi untuk hiburan atau upacara adat.

**Pembahasan:**

Tari kerakyatan lahir dari kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti *Tari Jaipong* dari Jawa Barat yang menggambarkan keceriaan dan semangat rakyat.

 3. Jelaskan perbedaan antara tari tradisi kerakyatan dan tari tradisi klasik!**

**Jawaban:**

Perbedaannya terletak pada lingkungan tumbuh, tingkat kerumitan gerak, tujuan, busana, dan musik pengiring.

* **Kerakyatan:** sederhana, spontan, bebas, untuk hiburan.

* **Klasik:** halus, rumit, penuh aturan, untuk upacara atau kehormatan.

**Pembahasan:**

Perbedaan ini muncul karena latar sosial budaya yang berbeda. Tari klasik berkembang di kalangan bangsawan, sedangkan tari kerakyatan lahir dari masyarakat biasa.

 4. Apa yang dimaksud dengan tari tradisi kreasi baru?**

**Jawaban:**

Tari tradisi kreasi baru adalah tarian hasil pengembangan dari tari tradisional dengan menambahkan unsur baru dalam gerak, iringan, atau kostum tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisinya.

**Pembahasan:**

Tari ini dibuat oleh koreografer modern untuk memperkaya budaya tradisi. Contohnya *Tari Kupu-Kupu* (Bali) atau *Tari Merak* (Jawa Barat).

 5. Berikan contoh tari tradisi klasik dan tari tradisi kerakyatan beserta asal daerahnya!**

**Jawaban:**

* **Tari Tradisi Klasik:**

  * *Tari Srimpi* – Yogyakarta/Solo

  * *Tari Bedhaya Ketawang* – Surakarta

* **Tari Tradisi Kerakyatan:**

  * *Tari Jaipong* – Jawa Barat

  * *Tari Piring* – Sumatera Barat

**Pembahasan:**

Tari klasik menggambarkan nilai kehalusan dan simbolik, sedangkan tari kerakyatan menggambarkan semangat rakyat yang bebas dan ceria.

 6. Jelaskan maksud dari gerak simbolis dalam tari!**

**Jawaban:**

Gerak simbolis adalah gerakan dalam tari yang memiliki makna tertentu atau menggambarkan suatu lambang.

**Pembahasan:**

Contohnya, gerakan tangan yang menangkup bisa bermakna penghormatan, sementara gerakan melingkar bisa melambangkan kesatuan atau doa.

 7. Sebutkan tiga fungsi utama tari tradisi dalam kehidupan masyarakat!**

**Jawaban:**

1. Sebagai sarana upacara adat atau keagamaan.

2. Sebagai hiburan dan pertunjukan.

3. Sebagai sarana pendidikan dan pelestarian budaya.

**Pembahasan:**

Tari tradisi tidak hanya berfungsi estetis, tetapi juga spiritual dan sosial. Misalnya, *Tari Sanghyang* di Bali digunakan dalam ritual penyucian.

8. Mengapa tari kreasi baru tetap dianggap bagian dari tari tradisi?**

**Jawaban:**

Karena tari kreasi baru masih mempertahankan unsur-unsur tradisi seperti pola gerak, musik, busana, dan nilai budaya dari tari daerah asalnya.

**Pembahasan:**

Meskipun ada pembaruan, akar tradisinya tetap melekat, sehingga tidak kehilangan identitas budaya daerah.

9. Apa perbedaan gerak murni dan gerak maknawi?**

**Jawaban:**

* **Gerak murni:** gerakan yang hanya menonjolkan keindahan tanpa makna tertentu.

* **Gerak maknawi:** gerakan yang memiliki arti atau melambangkan sesuatu.

**Pembahasan:**

Contohnya, gerakan tangan berputar untuk memperindah adalah gerak murni, sedangkan gerakan menyembah melambangkan penghormatan dan termasuk gerak maknawi.

SEMANGAT SEMUANYA SAMPAI BERTEMU DIPERTEMUAN SELANJUTNYA
WASSALAMUALAIKUM WR.WB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISI KISI SOAL STS JENJANG KELAS X

KELAS X.1, X.4 DAN X.5 UNIT 1 P2

KELAS X.2 DAN X.3