KELAS X.2 dan 3

 1. Identitas:  

  • Nama Guru      : Kurnia Widya Prameswari, S.Pd
  • Mata Pelajaran : Seni Budaya
  • Kelas                : X.2 dan X.3
  • Pertemuan        : 5 di Semester 2

2. Materi : Menentukan Tata Rias dan Busana serta Properti

3. Capaian Pembelajaran

  • Peserta didik mampu menginterpretasi, mengaitkan, membandingkan makna dan simbol tari tradisisebagai pengetahuan dasar untuk merancang dan mengomposisikan karya tari tradisi secara individu ataupun kelompok sebagai wujud aktualisasi diri.

3. Tujuan Pembelajaran 

  • Peserta didik mampu menentukan tata rias, busana serta properti

4. Metode Pembelajaran

  • ·Diskusi, tayangan video, demonstrasi 

                                                     Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi anak-anak ibu yang sholeh dan sholehah. Bagaimana kabarnya hari ini? semoga semuanya dalam keadaan yang sehat ya, Aamiin. 

Pada  semester 2 ini kita akan mempelajari 2 bab yakni terkait :

1. Berkreasi Tari Dari Karya Seni Bentuk Lain

2. Pementasan Tari

Adapun subcapaian pada 2 bab tersebut yakni kalian mampu berkreasi tari berdasarkan ragam seni daerah setempat berdasarkan potensi diri masing-masing serta dapat membuat pementasan tari sederhana dikelola oleh teman.

Pada pertemuan hariini kita akan mulai masuk kedalam materi pada bab 1 yakni tertkait "Berkreasi Tari Dari Karya Seni Bentuk Lain". Materi kedua yang akan dibahas pada pertemuan ini yakni “ Menentukan tata rias, busana, properti ".
TATA RIAS , BUSANA , PROPERTI
Menentukan tata rias, busana, dan properti bukan sekadar urusan estetika, melainkan cara kita bercerita tanpa kata-kata (visual storytelling). Ketiga elemen ini harus selaras dengan tema atau karakter yang ingin kamu bangun.
Berikut adalah panduan praktis untuk menentukannya:
1. Tata Rias (Makeup & Hairdo)
Tata rias berfungsi mempertegas karakter dan ekspresi wajah agar pesan karya tersampaikan dengan jelas.
 * Rias Korektif: Digunakan untuk mempercantik wajah namun tetap terlihat natural (biasanya untuk peran protagonis atau keseharian).
 * Rias Karakter: Mengubah wajah sesuai tuntutan peran, misalnya membuat wajah tampak lebih tua, luka-luka, atau menyeramkan.
 * Rias Fantasi: Bebas dan imajinatif, sering menggunakan warna-warna mencolok atau pola unik (misal: peri, hewan, atau elemen alam).
2. Tata Busana (Kostum)
Busana membantu penonton mengidentifikasi siapa karakter tersebut dan di mana latar belakangnya.
 * Fungsi Simbolis: Warna merah bisa melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.
 * Kesesuaian Zaman: Pastikan pakaian sesuai dengan latar waktu karya (tradisional, modern, atau futuristik).
 * Kenyamanan Gerak: Khusus untuk karya tari atau teater fisik, pastikan bahan baju tidak menghambat gerakan.
3. Properti (Peralatan)
Properti adalah alat bantu yang digunakan oleh pelaku karya untuk memperkuat aksi atau memperjelas setting.
 * Hand-prop: Benda yang dipegang atau dimainkan (misal: keris, payung, buku, atau telepon).
 * Set-prop: Benda yang ada di panggung untuk menghidupkan suasana (misal: kursi, meja, atau lampu taman).
 * Prinsip Efisiensi: Jangan gunakan properti yang terlalu berat atau merepotkan jika tidak memberikan dampak signifikan pada cerita.
Tips Menyelaraskan Ketiganya:
| Langkah | Deskripsi |
|---|---|
| Analisis Tema | Apa pesan utama karyanya? Sedih, ceria, atau heroik? |
| Palet Warna | Pilih 2-3 warna utama agar visual tidak terlihat berantakan. |
| Uji Coba (Fitting) | Coba riasan dan baju bersamaan untuk melihat apakah warnanya "tabrakan" atau tidak. |
> Catatan Penting: Selalu ingat bahwa "less is more". Terkadang, satu properti yang kuat lebih berkesan daripada banyak properti yang justru mengalihkan perhatian dari inti karya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISI KISI SOAL STS JENJANG KELAS X

KELAS X.1, X.4 DAN X.5 UNIT 1 P2

KELAS X.2 DAN X.3